RUANG BAWAH TANGGA
Suara adzan subuh mengalun dengan indah di android-ku, aku bersyukur karena Allah telah bangunkan aku sebelumnya untuk menikmati indahnya kesendirian dengan-Mu. Asyik bermasgul ria, memadu kasih untuk mengeluh, bercerita dan membuang segala benci, yang ada hanya harap hati ini kembali suci untuk melangkahkan tapak pagi yang lebih indah.
Saat ini memang aku sedang menyepi, tetapi tak sendiri, menikmati kesepian, inilah Dia yang begitu menyayangi-Ku, yang bandel, yang banyak deh, mungkin dengan seperti ini aku bisa untuk melemaskan mata, hati dan rasa.
Setelah rutinitas pagi terselesaikan, sambil bercengkerama dengan mentari pagi yang masih enggan untuk menampakkan diri, kembali aku menuju jalan, menyusuri untuk tentukan, lannjut atau sendiri.
Mungkin waktu masih lama untuk berganti, sambil menunggu, ruang favorit yang aku tuju, “Ruang Bawah Tangga”, sebuah ruangan yang penuh dengan cerita, ruangan ini dulu sebuah ruangan yang tidak terpakai, hanya sebuah gudang kusam dan sepi, seiring waktu aku menemukannya, enak juga sepertinya untuk menyendiri. Inilah ruang bawah tangga, sebuah ruangan yang bisa untuk menyendiri, untuk santai dan mengerjakan apa saja. Menulis, zoom, pembuatan konten medsos, rapat dan pijat serta sholat biasa dilakukan disini.
Tentunya ruangan ini terkunci, kalau yang belum pernah singgah, akan segan untuk segera memasukinya, mungkin wingits kali ya. Kadang nampak sosok gelapnya, tetapi inilah ruang tempat berkarya, rapat underground, dunia medsos banyak terlahir di ruangan ini.
Pertama memasukinya, kita harus membuka kuncinya, persatuan tiga angka yang tepat baru akan bisa, hati-hati kalau memasukinya, inilah ruangan yang penuh etika, karena tingginya hanya sejengkal kepala, sudah banyak kepala menjadi korban, sehingga tundukkanlah kepala dikala memasukinya. Di dalamnya terpampang sederetan buku bukan sembarang buku, meja lipat yang bisa untuk santai dan menulis, banner yang sudah tampak jelas sering sebagai background pembuatan konten youtube. Ruangan inipun dilengkapi dengan dengan alat musik, sound untuk berkaoraoke, keyboard.
Kalau anda ingin memasuki ruangan ini hanya sekedar mau ngopi, inilah tempatnya, karena disinilah banyak aneka kopi tersedia, tentunya salah satu penunggunya sudah ahli dalam meracik kopi, karena itu memang hobi dia. Ini ruangan rahasia, tidak juga, karena direktur dan pejabat lainnya pernah memasukinya.
Ruang bawah tangga, siapa yang penasaran, sialahkan menengok didalamnya, kalau ada yang tersenyum...segera beri salam untuknya.
By goens GN
Komentar(0)
Tinggalkan komentar