on 13 Agustus 2023, 15:57
  • #merdeka #hutri #terusmelajuuntukindonesimaju#igunwinarno #mutu #dokter #profesi #profesional #kemerdekaan #RI #78 HUTRI #spiritualitas #tanggungjawab

KEMERDEKAAN INDONESIA TERUS MELAJU

Berbicara mengenai kata merdeka, kalau di bulan Agustus ini, kita akan langsung terkoneksi dengan Kemerdekaan negera kita, Indonesia, yaitu 17 Agustus 1945.

Bangsa Indonesia ini, adalah bangsa yang religius, bangsa pejuang, pekerja keras bukan bangsa pemalas, hal ini jelas tertuang didalam UUD 1945 pada alinea ke 3, “Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.” Bangsa ini telah meyakini bahwa tanpa ridho dan rakhmat Allah swt kemerdekaan ini tidak akan terwujud, tentunya diimbangi dengan ikhtiar, perjuangan.

QS. An-Nisa Ayat 79 Allah SWT berfirman "Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Allah, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rasul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Allah menjadi saksi."(QS An-Nisa 79)

Apa itu makna kemerdekaan !

Kemerdekaan negara kita, merupakan sebuah tanggung jawab yang semestinya kita renungkan pada diri kita , generasi penerus saat ini.

Wikipedia, menerjemahkan kata merdeka dalam bahasa sansekerta “Maharddika” yang mengandung makna kaya, sejahtera, kuat yaitu bebas dari belenggu (kekangan), aturan atau kekuasaan tertentu.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menerjemahkan merdeka yaitu bebas, berdiri sendiri, lepas dari tuntutan, tidak terikat dengan orang lain.

Perlu diingat pula bahwa kemerdekaan adalah hak segala individu, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara bahkan peradaban manusia. Penjajahan di dunia harus di hapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan, perikeadilan dan nilai-nilai kemuliaan manusia. Konsep ini mengharuskan setiap kemerdekaan harus diisi dengan mengedepankan rasa keadilan dan perikemanusiaan, setiap individu, organisasi dan negera harus mengedepankan rasa keadilan.

Sebagai umat manusia yang beriman dan warga negara yang baik, kemerdekaan ini tentunya harus kita syukuri dan isi dengan sesuatu yang bermanfaat. QS Ibrahim Ayat 7, Allah SWT berfirman "Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih". (QS. Ibrahim ayat 7).

Kemerdekaan dan Kebebasan

Merdeka bukan berarti melakukan segalanya secara bebas tanpa batas, tetapi kita mesti memperhatikan etika dalam berhubungan satu dengan yang lain, sebagai contoh beretika dalam berkomunikasi didunia medsos, etika dalam berhubungan dengan orang tua, dalam berhubungan dengan teman, tidak melakukan perundungan atau penjajahan dengan teman, tetangga maupun saudara.

Kemerdekaan dan kebebasan merupakan hal yang selaras, beriringan. Marilah sebagai umat, jadikan kemerdekaan sebagai modal dalam berperilaku, berperilaku menjadi seorang yang merdeka, yang bisa dipertanggungjawabkan.

Sebuah artikel yang berjudul “Menelaah Makna Kemerdekaan Dalam Perspektif Syariah”,  menyebutkan bahwa seorang manusia, menurut pandangan syariah, barulah akan disebut merdeka bilamana ia sadar dan berusaha keras memposisikan dirinya selaku hamba Allah swt saja dalam segenap dimensi dirinya, baik penciptaan, penghambaan, kecintaan, perasaan maupun perilaku. Sebuah kemerdekaan yang didasarkan kepada keimanan kepada Allah SWT.

Kemerdekaan yang hakiki juga bermakna memberi kebebasan dan kelapangan hati, pikiran, dan perbuatan manusia  untuk menyampaikan pendapat dan berkreasi dalam amal perbuatan  secara terbuka tanpa ada rasa kahwatir, takut dan tertekan.

Ingat ! Kemerdekaan Indonesia adalah rahmat dan nikmat Allah SWT. Isilah sesuai dengan hal-hal yang baik, yang dapat dipertanggungjawabkan. Beberapa hal yang bisa dijadikan acuan sebagaimana firman Allah SWT, “Bebuatlah kamu, maka Allah, Rasul-Nya, dan Orang-orang beriman akan melihat perbuatanmu.” (QS. At Taubah [9]: 105), demikian juga dalam QS Al-Qiyamah Ayat 36, Allah berfirman "Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?"

Surat Al-Isra Ayat 36 "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya."

Marilah sebagai insan yang beriman, isilah kemerdekaan dengan keimanan, selalu berikhtiar dalam setiap masalah, berjuang terus untuk menggapai cita, tetapi bertawakal dengan pasrah menghadapi hasil, terus berinovasi mencoba hal yang baru, bertoleransi dalam setiap pergaulan, karena hidup sekarang masih ada kehidupan selanjutnya. Insya Allah Indonesia akan terus melaju menjadi Indonesia yang Maju. (by Igun Winarno).

Komentar(3)

Lolita on 2023-11-19 05:27:13

An impressive share! I have just forwarded this onto a colleague who has been conducting a little homework on this. And he actually ordered me breakfast due to the fact that I discovered it for him... lol. So let me reword this.... Thanks for the meal!! But yeah, thanx for spending time to discuss this matter here on your web site.

Kassie on 2023-11-20 16:17:11

My relatives always say that I am wasting my time here at net, except I know I am getting familiarity everyday by reading such nice articles or reviews.

Boyd on 2023-11-22 04:28:22

I have been surfing on-line greater than 3 hours lately, but I by no means found any attention-grabbing article like yours. It is lovely price enough for me. In my view, if all web owners and bloggers made good content as you did, the web can be a lot more useful than ever before.

Tinggalkan komentar