on 25 Juli 2025, 06:01
  • #igunwinarno #ulangtahun #bersyukur

By. Igun Winarno

Waktu terus berjalan, mengalir tanpa pernah menoleh ke belakang. Ia melaju menuju satu titik akhir yang tak seorang pun tahu kapan akan tiba. Dan ketika waktu itu habis, tahukah kita apa yang menanti? Sebuah pertanggungjawaban… Sebuah momen di mana setiap detik yang pernah kita habiskan akan dimintai arti dan nilainya.

Berat?........!

Mungkin!!!.... Tapi bisa juga menjadi ringan, tergantung bagaimana kita mengisi kehidupan dalam rentang waktu yang telah Tuhan titipkan.

Hari ini, di usia yang bertambah atau sejatinya waktu yang semakin berkurang, aku menunduk dalam syukur.

Ya Allah… terima kasih karena hingga detik ini Engkau masih meneguhkan iman dan Islam dalam dadaku. Itu adalah karunia terbesar dalam hidupku”.

Pagi ini membawa kenangan yang dalam. Di waktu yang sama bertahun-tahun lalu, seorang perempuan sederhana dari desa, mamake tercinta, berjuang antara hidup dan mati melahirkanku. Ia tidak hanya melahirkanku ke dunia, tetapi juga mendewasakanku dengan ujian dan peluh dalam getirnya kehidupan.

Mamake… Bapak… terima kasih telah menempaku dengan kasih, doa, dan kesabaran yang tak pernah habis. Aku tahu, dalam setiap sujud kalian, ada doa yang kalian titipkan kepada langit untuk anak-anakmu. Pagi ini, aku kembali mengingat dan bersyukur atas perjuanganmu.

Setelah Subuh tadi, kecupan lembut istri dan anak gadisku terasa seperti doa yang menyelimuti hati. Sebuah pesan singkat whatsApp dari anak lelakiku yang dikirimkan saat sepertiga malam, menyiratkan harapan dan cinta. Ya Allah… terima kasih atas keluarga kecil ini, yang menjadi pelipur dalam lelah, dan harapan dalam langkah.

Di balik jariku yang menari di atas tuts laptop ini, aku tersadar… betapa sering waktu berlalu tanpa makna. Kadang terasa kejam, tetapi sejatinya waktu hanya menguji, sejauh mana kita mampu menerima dan ridha atas takdir-Nya.

Waktu adalah pinjaman. Bukan milik kita. Ia hanyalah titipan yang kelak harus dikembalikan, lengkap dengan catatan bagaimana kita menjalaninya.

Ibn ‘Athaillah dalam Al-Hikam menulis dengan indah namun menohok: “Waktu adalah tempat terjadinya segala sesuatu. Jika engkau menyia-nyiakannya, maka engkau telah kehilangan tempat munculnya rahmat.” Sungguh, waktu bukan hanya deretan angka pada kalender. Ia adalah rahim tempat amal-amal kita dilahirkan. Dan tak ada satu detik pun yang bisa kembali.

Hari ini, usiaku bertambah, tapi sejatinya waktu hidupku berkurang. Dan dalam keheningan ini, aku bertanya pada diriku sendiri, untuk apa aku hidup selama ini?

Imam Al-Ghazali pernah bertanya dalam hening hatinya, “Jika engkau tahu bahwa akhirat adalah tempat tinggal yang abadi, mengapa engkau tertipu oleh dunia yang sementara?”

Maka hari ini, aku tidak meniup lilin. Aku meniupkan doa. Bukan sekadar memohon umur yang panjang, tapi mohonkan umur yang berkah. Umur yang memberi makna. Sebab hidup bukanlah tentang panjangnya perjalanan, tapi tentang nilai-nilai yang kita tanam selama menempuhnya.

Waktu adalah amanah. Dan akan datang satu hari, ketika semua amanah akan dimintai pertanggungjawaban. Saat itu, kita tak akan ditanya.

“Berapa lama kamu hidup?”

Tapi….. “Untuk apa kamu hidup?”

Ya Allah…

Jika waktu yang Kau titipkan ini masih tersisa, tuntunlah aku untuk menjadikannya ladang amal.

Jika waktu itu sebentar lagi habis, terimalah ia sebagai bentuk pengabdian yang meski jauh dari sempurna.

Dan jika Engkau ridha, cukupkan aku dengan keikhlasan untuk menerima semuanya, terkait usia, luka, cinta, kehilangan, dan harapan.

Karena pada akhirnya…

Waktu hanyalah jalan. Dan tujuan sejatinya… adalah kembali pada-Mu.

 

Baqda Subuh, 25 Juli 2025

Igun Winarno

Komentar(11)

Penulis on 2025-07-25 06:32:10

Sahabat goens"GN...... komentar terbaik.... akan mendapatkan hadiah kenangan Novel Terbaru penulis.... "DERAP BAITULLAH".... Heeehehehe.. Ma kasih....

Wiji Astuti on 2025-07-25 06:35:12

Barakallahu fii umrik om igun, semoga selalu diberi kesehatan, keberkahan, selamat dunia akhirat, semangat terus untuk menulis, karya-karya yang selalu menginspirasi, memotivasi, lingkungan kerja,keluarga.....kereeeen pokoknya

Deny on 2025-07-25 06:51:09

Selamat ulang tahun dr igun.. smg senatiasa di berikan kesehatan, keberkahan, sukses, dan selalu menjadi motivator kami, inovator yg luar biasa... keren ... Berkarya dan menginspirasi kami semua utk kemajuan RSUD Ajibarang tercinta

Riki on 2025-07-25 08:10:15

Barakalloh fi umrik, selamat ulang tahun dok, semoga panjang umur, sehat selalu, banyak rejekinya, diberi keberkahan dalam hidup, tetap menjadi orang yang menginspirasi dan bermanfaat bagi lingkungan dan orang2 disekitar yang peling oenging selamat dunia akhirat. Aamiin???

PRIMANTI on 2025-07-25 08:18:08

Barakallahu fii umrik dr. Igun-sang pemimpin, guru, inspirasi, pelatih, mentor, pelindung,.. Semoga selalu sehat, selalu dilimpahi rejeki yang berkah barokah, selalu menginspirasi, dan semoga selalu dalam lindungan ALLAH SWT..Aamiin

Omar on 2025-07-25 08:35:26

?????? ??????? ??????????? ??????????? Barakallahu fii umrik. Semoga Allah ? senantiasa melimpahkan keberkahan di usia dokter, menjadikan setiap detik sebagai ladang amal, dan menuntun langkah menuju ridha-Nya. Semoga bertambahnya usia, bertambah pula iman, ilmu, dan amal saleh. Semoga Allah menjaga dokter dalam lindungan rahmat-Nya, membukakan pintu rezeki yang halal dan berkah, serta menguatkan dalam setiap ujian hidup.

Yuniar on 2025-07-25 08:50:27

Barakallah fii umrik dr Igun, terima kasih sudah hadir memberikan inspirasi untuk kami semua, semoga semakin berkah dan barokah di sepanjang usia. aamiin..

on 2025-07-25 08:56:54

Baarokallaahu fii umrik dr.Igun Winarno, Sp.An-TI Semoga selalu diberikan keberkahan, kesehatan, kebahagiaan dan sukses selalu..Aamiin..??

Ibo adja on 2025-07-25 08:59:55

dr. Igun, SpAn, Anda adalah contoh nyata dari dedikasi dan profesionalisme. "Selamat ulang tahun!" "Semoga membawa sukacita dan kebahagiaan yang tak terlupakan."

Fachrudin on 2025-07-25 09:02:46

Terkadang kita lupa siapa diri kita dan untuk apa kita ada. kita adalah hamba Alloh lantas untuk apa sbg hamba yaitu untuk menyambah/ ibadah kepadaNya. juga kita adalah khalifah/ pimimpin di dunia ini untuk apa khalifah ittu tentunya sbg pemberi manfaat bagi diri, klg dan sesama, lingkungan/ rahmat bagi semesta. semoga dengan bertambahnya usia dr Igun semakin sehat dan sllu mbwrikan manfaat sbg wujud kediriann kita sbg manusia sejati.Amiin Ya Alloh

Un _un_un on 2025-07-25 08:59:18

Barokalloh Pak Bos.. Sehat sehat selalu..aamiin.

Tinggalkan komentar